HUT Kabupaten Fakfak ke-124 dan PKMFP Yogyakarta ke-32: Mengusung Semangat "Dari Sejarah Menuju Prestasi"

 

Yogyakarta, 16 November 2024 – Gedung Pertemuan Pangeran Antasari di Samirono, Caturtunggal, Depok, Sleman menjadi lokasi pelaksanaan acara peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Fakfak ke-124 dan Paguyuban Keluarga Mahasiswa Fakfak Papua (PKMFP) se-Yogyakarta ke-32. Kegiatan yang berlangsung dari pukul 20.00 hingga 23.00 WIB ini mengusung tema “Dari Sejarah Menuju Prestasi”, dengan penanggung jawab Ahek Horik M, Ketua PKMFP se-Yogyakarta. Acara ini dihadiri sekitar 80 orang, termasuk perwakilan dari berbagai paguyuban mahasiswa Papua lainnya.

Acara tersebut turut dihadiri oleh PKMFP se-Yogyakarta dan Solo, Barisan Mahasiswa Kaimana (BAMANA), Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Teluk Bintuni (IPMA-TB) Yogyakarta, Ikatan Persatuan Maluku Nusa Tenggara Papua (IKPE-Menutepa) dan Aliansi Mahasiswa Raja Ampat.

Kegiatan ini diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, sambutan dari Ketua PKMFP se-Yogyakarta, hingga pagelaran seni berupa tari dan musik tradisional. Prosesi potong kue, makan bersama, doa, dan ramah tamah menjadi penutup acara, menciptakan suasana keakraban dan solidaritas di antara peserta.

Dalam sambutannya, Ahek Horik M Ketua PKMFP se-Yogyakarta menyampaikan bahwa tema “Dari Sejarah Menuju Prestasi” diangkat untuk menginspirasi generasi muda Fakfak agar belajar dari sejarah dan menjadikannya motivasi dalam meraih prestasi. “Perayaan ini adalah bentuk kebersamaan, solidaritas, dan cinta terhadap Kabupaten Fakfak serta PKMFP yang sudah 32 tahun menjadi rumah bagi mahasiswa Fakfak untuk berkembang dan mempererat persaudaraan,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi dedikasi anggota dan panitia yang bekerja keras menyukseskan acara ini, seraya mengajak peserta untuk terus berkontribusi nyata bagi kemajuan Fakfak dan Papua. “Mari jadikan momen ini sebagai pijakan untuk menciptakan perubahan positif, dengan semangat persatuan dan kebersamaan,” tambahnya.

Dengan mengusung narasi sejarah Fakfak dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), kegiatan ini berhasil membangun kebanggaan budaya dan semangat kontribusi bagi mahasiswa Papua. Selain itu, acara ini menjadi ajang pengembangan karakter dan kemampuan mahasiswa, sehingga mereka mampu menjadi agen perubahan bagi masyarakat Fakfak dan Papua di masa depan.

Acara ini juga mencerminkan solidaritas yang kuat antar-mahasiswa Papua di Yogyakarta. Dengan semangat kebersamaan yang diusung, PKMFP se-Yogyakarta terus berkomitmen menjadi wadah pengembangan generasi muda Fakfak untuk berprestasi dan memberikan kontribusi positif bagi daerah asal mereka.

Renovasi Atap Sekretariat Dupiad Ma Wiri PKMFP Yogyakarta

Yogyakarta, 24 Februari 2024 - Anggota Paguyuban Keluarga Mahasiswa Fakfak Papua (PKMFP) Se-Yogyakarta melaksanakan renovasi Sekretariat Dupiad Ma Wiri, Jl. Wijaya, Baciro, Yogyakarta, dari Senin, 19 Februari hingga Sabtu, 24 Februari 2024. Renovasi ini bertujuan memperbaiki atap yang bocor saat hujan.

Renovasi diawali dengan pertemuan pada 19 Februari untuk membahas teknis pelaksanaan dan peran anggota PKMFP. Pada 20 Februari, dilakukan pengecekan kerusakan yang menunjukkan banyaknya talang, kayu usuk, dan reng yang lapuk serta genteng yang rusak.

Renovasi dimulai pada 21 Februari dengan distribusi bahan bangunan seperti cat, asbes, pasir, dan semen. Kegiatan ini berlangsung hingga 24 Februari, mencakup pembenahan talang, penyemenan, penggantian genteng dan seng, serta struktur atap yang lapuk. Proses renovasi didokumentasikan untuk dipublikasikan di media sosial, menonjolkan citra positif mahasiswa Papua di Yogyakarta.


Sebagai bentuk tali asih, bantuan sembako diberikan kepada penghuni Sekretariat. Fadli Temongmere, Penasehat PKMFP, menyampaikan terima kasih atas bantuan dan perhatian yang diberikan. Renovasi ini membuat mahasiswa Fakfak Papua di Yogyakarta dapat berkegiatan dengan lebih nyaman di Sekretariat Dupiad Ma Wiri.

Wiwitan Poso II di Polda DIY secara resmi dibuka

Sleman - Wiwitan Poso II Tahun 2024 di Mapolda DIY secara resmi dibuka pada hari Kamis (7/3/2024) malam. Kegiatan tersebut akan berlangsung mulai dari 7 Maret hingga 9 Maret 2024. 

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, Kompolnas, dan sejumlah pejabat TNI/Polri serta tokoh masyarakat. 

Dalam sambutannya Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan mengatakan bahwa acara Wiwitan Pasa kali ini mengsung tema “Gandeng Renteng - Kumandange Pasar”. 

Kapolda menambahkan Wiwitan Poso merupakan manifestasi sinergitas seni budaya, religi, dan ekonomi yang diharapkan mampu menjadi ajang partisipasi semua kalangan. 

Tujuan sebagai sarana merajut keharmonisan. Kabidhumas Polda DIY Kombes Pol Nugroho Arianto, S.I.K. menyampaikan secara simbolis wiwitan poso dibuka dengan memainkan alat musik othok-othok dan calung angklung oleh Kapolri, Gubernur DIY, Kapolda DIY dan jajaran pejabat yang hadir dan diikuti pengunjung. 

Adapun Wiwitan Poso II menyuguhkan stand makanan, jajanan dan barang-barang antik jaman dahulu, pameran lukisan yang dipajang di lantai 2 dan 3 Polda DIY, serta panggung hiburan yang menampilkan seni musik dan tari tradisional. Ribuan masyarakat juga hadir dalam acara tersebut, orang tua, pemuda, hingga anak-anak, terlihat memadati area Polda DIY yang disulap seperti pasar malam, sambil menikmati kuliner tempo dulu.

INASSOC DIY SIAP BERSINERGI DENGAN POLRI

Inassoc DIY mengadakan Sukir bareng di Asram Edupark Sleman

Sleman - Puluhan Airsofter wilayah Yogyakarta yang tergabung dalam Indonesian Airsofter Association atau disingkat INASSOC wilayah DIY mengadakan sukir bareng sekaligus memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang penggunaan Airsoftgun di Asram Edupark Park Sleman, Minggu (25/02/24). 

Bagus Prisnantyo selaku Kapengda INASSOC DIY menyampaikan bahwa INASSOC merupakan induk olahraga Airsoft Indonesia yang berada dibawah Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI). 

Kegiatan Sukir ini dalam rangka sosialisasi kepada masyarakat tentang penggunaan Airsoftgun yang baik dan benar. "Kegiatan ini dalam rangka sosialisasi kepada masyarakat tentang penggunaan Airsoftgun yang sesuai aturan" ujar Bagus. 

Bagus juga menambahkan bahwa Airsoftgun hanya boleh digunakan di tempat olahraga bukan digunakan untuk beladiri maupun sebagai alat kejahatan. Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan masyarakat akan paham tentang apa itu Airsoft dan bagaimana aturan penggunaan Airsoftgun yang baik dan benar.
"Airsoftgun itu hanya boleh digunakan ditempat olahraga baik itu tempat latihan maupun dilokasi perlombaan bukan untuk beladiri, ditenteng - tenteng kemana-mana, untuk koboi-koboian dan bukan juga untuk alat kejahatan. 

Saya berharap dengan sosialisasi ini masyarakat paham tentang penggunaan Airsoftgun yang baik dan benar" tambah Bagus. 

Kami INASSOC DIY selalu menjalin komunikasi dengan Polri dan siap membantu Polri untuk menjaga situasi Kamtibmas di wilayah DIY dengan selalu mengedukasi masyarakat tentang penggunaan Airsoftgun sesuai dengan aturan untuk meminimalisir penyalahgunaan Airsoftgun di masyarakat.

"INASSOC DIY siap bekerja sama dengan Polri untuk menjaga situasi Kamtibmas di wilayah DIY tetap aman dan kondusif dan selalu mengedukasi masyarakat tentang penggunaan Airsoftgun sesuai dengan aturan guna meminimalisasi penyalahgunaan Airsoftgun untuk tindak kejahatan" tutup Bagus Prisnantyo.

Syawalan INASSOC DIY dan sosialisasi aturan kepemilikan dan penggunaan Airsoftgun

Sleman - Puluhan Airsofter wilayah Yogyakarta yang tergabung dalam Indonesian Airsofter Association (INASSOC DIY) mengadakan Join Ops sekali...