Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Progo 2017 di halaman Mapolda DIY

Yogyakarta - Agar terjaminnya keamanan dan kenyamanan masyarakat di wilayah D.I. Yogyakarta yang merayakan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 serta terwujudnya situasi dan kondisi kamtibmas yang aman, kondusif dan terkendali sebelum, pada saat dan pasca Natal 2017 dan tahun baru 2018, Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar Operasi terpusat dengan sandi Operasi Lilin Progo 2017, Kamis (21/12/2017).

Gelar Apel Operasi Lilin Progo 2017 ini dilaksanakan dihalaman Mapolda DIY, selaku Inspektur Upacara Kapolda DIY Brigjen Pol Drs. Ahmad Dofiri M.Si., diikuti oleh seluruh Pejabat Utama Polda DIY, Personil Polda DIY, dan Instansi terkait.

Operasi Kepolisian terpusat Lilin Progo 2017 ini dilaksanakan di seluruh wilayah hukum Polda DIY dari tanggal 23 Desember 2017 pukul 00.00 WIB s.d. 1 Januari 2018 pukul 24.00 WIB, dengan menggelar kekuatan sebanyak 3.467 personil terdiri dari 1.700 personil Polri, 261 Personil TNI dan 1.506 personil Instansi terkait.

Adapun target-target dari Operasi Lilin Progo 2017 ini adalah tempat tempat ibadah, pusat keramaian, tempat yang digunakan untuk perayaan Natal, sentra perekonomian dan benda benda yang berkitan dengan kejahatan.

Melalui siaran persnya Kabid Humas AKBP Yuliyanto, S.IK., M.Sc. menyampaikan "Kami juga membuat Pos-Pos sebanyak 42 lokasi yang terdiri dari Pospam 14 lokasi, Posyan 7 lokasi dan Pos Pantau 21 lokasi."

Posko Operasi Polda DIY bertempat di Biro Operasi Polda DIY Jl. Pajajaran (Lingkar Utara) Condongcatur Yogyakarta dengan Nomor telp 0274-4477764.

Sumber : IG @poldajogja

Kapolri menjadi narasumber Seminar Nasional "Revitalisasi Patriotisme Untuk Bela Bangsa dan Negara" di Balai Senat UGM Yogyakarta

Yogyakarta - Indonesia memiliki ragam suku, bahasa, adat, budaya, maupun agama. Saat ini Indonesia masih bersatu karena semangat sumpah pemuda 1928 dan Proklamasi kemerdekaan 1945. Selama 72 tahun Indonesia berdiri, sampai sekarang masih Survive. Keberagaman ini jika tidak kelola dengan baik, maka menjadi awal dari perpecahan.

Hal inilah yang disampaikan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol. Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., dalam Seminar Nasional yang bertema "Revitalisasi Patriotisme Untuk Bela Bangsa dan Negara" dalam Rangka Dies Natalis ke 68 Universitas Gadjah Mada yang berlangsung di Balai Senat UGM Yogyakarta, (19/12/2017).

Dalam seminar Nasional ini selain Kapolri, Narasumber seminar antara lain Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, Dirjen Politik dan Pemerintahan Mayjen TNI (Purn) Soedarmo. Serta turut dihadiri diantaranya Rektor UGM Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng., Kapolda D.I.Yogyakarta Brigjen Pol. Drs. Ahmad Dofiri., M.Si., Karo Penmas Div Humas Polri Brigjen Pol Muhammad Iqbal, dan para civitas akademika UGM.

Menurut Kapolri, untuk mengawasi konflik, harus meminimalkan potensi potensi yang muncul. Makin banyak perbedaan makin besar potensi konflik. "Karunia Tuhan yang terbesar kepada bangsa ini adalah selama 72 tahun, kita tetap menjadi bangsa yang utuh," terang Kapolri.

Kapolri menambahkan, Potensi konflik di Asia tenggara relatif kecil. Lebih kecil dibandingkan dengan ketegangan yang terjadi di Semanjung Korea, Afganistan dengan tetanggganya, serta konflik di Timur Tengah akhir akhir ini. Asia Tenggara adalah region yang sangat aman dibanding region yang lain. Karena ada organisasi Asean di kawasan ini.

Menyinggung tentang Kompetisi ekonomi sekarang, menurut Kapolri, Indonesia memiliki peluang besar memenangkan persaingan kompetisi ekonomi. Adapun syarat suatu negara untuk dapat memenangkan kompetisi ekonomi yaitu memiliki angkatan kerja yang tinggi. (Memiliki populasi yang tinggi). Memiliki sumberdaya yang besar, memiliki luas (wilayah) yang besar untuk mengakomodir mesin produksi.

"Jika kita melihat syarat-syarat ini, maka negara tersebut akan memenangkan kompetisi ekonomi," sambungnya.

"Sebetulnya kita diberkahi oleh Tuhan untuk menjadi negara dominan. Nah pertanyaan nya apakah kita mampu memenangkan itu? Ini bisa juga menjadi bumerang bagi kita, ketika angkatan kerja yang tinggi menjadi beban. Jika hanya memiliki low skill (keterampilan rendah) dan Low education (pendidikan rendah) Ini menjadi beban bagi negara," ujar Jenderal Tito.

Jenderal Tito menambahkan, bahwa tantangan saat ini menyangkut potensi gangguan kamtibmas antara lain munculnya potensi konflik sosial, peredaran narkotika yang sangat tinggi, serta terorisme dan radikalisme.

"Didalam ruang demokrasi yang sekarang, saya melihat bahwa kalau seandainya freedom (kebebasan) yang kita buka (jalankan) saat ini akan menjadi Kontra produktif. Kita bersyukur bapak Presiden telah membentuk unit kerja Pancasila, yang kedepan akan dibesarkan menjadi setingkat menteri. Di samping itu melalui Perpu Ormas (yang baru disahkan tahun ini) jika ada ormas yang menyimpang dari Ideologi Pancasila maka harus mendapat punishment (hukuman)," tegas mantan Kapolda Metro Jaya dan Papua.

Sumber : IG @poldajogja

Polda DIY gelar Operasi Sikat Premanisme Progo 2017

Yogyakarta - Menjelang perayaan Hari Raya Natal 2017 dan perayaan Tahun Baru 2018, Polda DIY dan Jajaran menggelar kegiatan cipta kondisi dengan sasaran penyakit masyarakat.

Polda DIY dan Jajaran pada hari Selasa siang (19/12/2017) melakukan Operasi Sikat Premanisme Progo 2017 dibeberapa titik di wilayah hukum Polda DIY dengan sasaran penyakit masyarakat terutama Pemberantasan Premanisme.

Dalam Operasi Sikat Premanisme Progo 2017 tersebut melibatkan beberapa fungsi Kepolisian Reserse Kriminal Umum, Sabhara, Intelkam, Propam dan Dokkes. Operasi juga dibagi dalam 2 Tim yaitu Tim 1 di Barat dan Tim 2 di wilayah Timur dan berhasil mengamankan sekitar 37 orang.

Dari ke 37 orang tersebut kemudian dibawa ke Ditreskrimum Polda DIY untuk dilakukan pendataan identitasnya, pengecekan kesehatan, pemberian vitamin dan pembinaan, kemudian dikembalikan ke masyarakat.

Selain sasaran Premanisme, operasi ini juga ditujukan dengan sasaran judi, miras, sajam, narkoba dan penyakit masyarakat lainnya yang dinilai dapat  meresahkan masyarakat.

Penulis : Bangun Handoko (ZLS Jogja)

Ini Dia, Bhabinkamtibmas Papua yang Viral di Medsos


Polda Papua – Bhabinkamtibmas merupakan singkatan dari Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat. Mereka adalah Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI) yang bertugas membina keamanan dan ketertiban masyarakat (KAMTIBMAS) dan juga merupakan pengemban fungsi Pemolisian Masyarakat (POLMAS) di Desa / Kelurahan.

Bhabinkamtibmas merupakan perubahan nama dari Babinkamtibmas (Bintara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat), sesuai dengan Keputusan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor :KEP/8/II/2009 tentang perubahan Buku Petunjuk Lapangan Kapolri Nomor :BUJUKLAP/17/VII/1997 tentang sebutan Babinkamtibmas menjadi Bhabinkamtibmas yang diemban oleh setiap anggota Polri dari kepangkatan Brigadir sampai dengan Inspektur.

Sudah dua hari ini media sosial dihebohkan dengan sebuah foto Bhabinkamtibmas yang sedang melaksanakan tugas evakuasi warga di wilayah Banti, Utikini dan Kimbeli. Salah satunya di akun Facebook Nicko Marlino, di tengah hingar bingarnya penyelamatan sandera Bhabinkamtimas an. Tasril.

Trasil yang berpangkat Brigadir merupakan Bhabinkamtibmas kampung Kimbeli Polsek Tembagapura, terlihat sangat antusias membantu warga yang dievakuasi dari Banti ke Timika.

Ya, dialah Prajurit Polri yang ditengah hingar bingarnya penyelamatan warga yang terisolasi oleh KKB, dia punya peran sendiri dalam bertugas untuk melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat.

“Lindungi, Layani, Ayomi” itulah yang tertanam didalam hatinya untuk mendekatkan dirinya dengan masyarakat.

Penulis: Sosra Papua

Editor: Alfian Nur

Publisher: Reinaldy N R

Sumber : tribratanews.polri.go.id

Kapolri hadiri Milad Muhammadiyah ke 105 di Pagelaran Kraton Yogyakarta

Yogyakarta - Polda DIY - Kraton Jogja - Kapolri Jenderal Pol Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D., menghadiri Milad Muhammadiyah yang ke 105 Tahun. Milad Muhammadiyah yang bertemakan "Muhammadiyah Merekat Kebersamaan" ini digelar di Pagelaran Kraton Yogyakarta, Jumat Malam (17/11/2017).

Hadir dalam Resepsi Milad Muhammadiyah ke 105 ini antara lain Mendagri Tjahjo Kumolo, Kasum TNI Laksdya Dr. Didit Herdiawan Ashaf, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, Ketua Umum PP Muhammadiyah Dr. Haedar Natsir, M.Si., Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto, S.Sos., M.Si., Kapolda DIY Brigjen Pol Drs. Ahmad Dofiri, M.Si., serta pengurus Muhammadiyah dari berbagai daerah.

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Dr. Haedar Nashir, M.Si., mengatakan Milad Muhammadiyah ke 105 tahun ini merupakan ekspresi syukur kepada Allah SWT. Dia mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung dari sejak awal Muhammadiyah berdiri.

Kapolri mengatakan bahwa peran Muhammadiyah penting dalam rangka merekatkan bangsa. Karena Muhammadiyah bukan sekedar Ormas Islam yang terbesar, tetapi juga pendiri bangsa Indonesia. Dia berharap, Muhammadiyah tentunya sebagai pendiri bangsa ini memiliki kewajiban moral untuk menjaga Bangsa ini tetap berdiri dan kokoh.

"Saya mengapresiasi pandangan visioner dari pendiri Muhammadiyah, KH. Ahmad Dahlan. 105 tahun yang lalu, di mana fokusnya kepada tiga hal, pendidikan, kesehatan, dan bidang sosial. Karena tiga hal ini sangat dekat dengan ekonomi. Ekonomi hanya bisa bangkit jika memiliki pendidikan yang tinggi," kata Kapolri.

"Pendiri Muhammadiyah, KH. Ahmad Dahlan, fokus kepada sumberdaya manusia. Itu fokus yang dipikirkan beliau, 105 tahun yang lalu. Dan sekarang, Indonesia bisa survive 72 tahun, dan Muhammadiyah juga punya prestasi sendiri. Yaitu survive selama 105 tahun. Kenapa Muhammadiyah bisa survive, karena bisa diterima semua lapisan masyarakat," sambungnya disambut tepuk tangan meriah para hadirin. 📷📠 : DYN
#THEBESTPOL @divisihumaspolri

Sumber : IG @poldajogja

Musibah yang menimpa Bripka Syarif Fajarudin menumbuhkan Kekompakan ZLS STS Nusantara

Gunungkidul - Musibah kecelakaan lalu lintas yang menimpa Bripka Syarif Fajarudin  (ZLS STS Gunungkidul) pada hari Jumat pagi (03/11/2017) di wilayah Nglipar Gunungkidul mengundang banyak simpati dari teman/rekan seangkatan Alumni Diktukba Polri Gel I Th 2005 (ZLS STS Nusantara).

Mereka ZLS STS Nusantara silih berganti membesuk Bripka Syarif Fajarudin di RSUD Wonosari.

Senin sore (06/11/2017), ZLS STS Jogja yang dikoordinatori oleh Ipda Lilik Mulyadi dan Bripka Bawa Setiawan membesuk Bripka Syarif Fajarudin di RSUD Wonosari, menurut Ipda Lilik "Ini adalah wujud kita dalam memenjalin silaturahmi dan kekompakan antar teman seangkatan, kita disini juga merasakan apabila ada teman yang sakit, selain itu ZLS STS Jogja juga memberikan sedikit bantuan sebagai rasa tali asih untuk membantu biaya pengobatan dan jangan dilihat dari berapa nilainya tapi wujud kebersamaan kita".

Bripka Bawa menambahkan "kita memohon doa dari teman-teman ZLS STS Nusantara yang ada di Indonesia agar Bripka Syarif segera diberikan kesembuhan dan sehat kembali serta bisa beraktifitas seperti semula. Amin".

Pada hari sebelumnya juga yaitu Sabtu sore (04/11/2017), ZLS STS Eks Brimob Poso yang dikoordinatori Sdr. Irvan juga membesuk Bripka Syarif di RSUD Wonosari.

Dengan adanya musibah ini semoga kita ZLS STS Nusantara semakin Kompak Dengan Hati yang tulus serta selalu ingat kepada Tuhan YME untuk berhati-hati dalam setiap hal dan membaca doa sebelum melakukan aktifitas.

Tak lupa saya ucapkan selogan kita "ZLS STS Nusantara Kompak Dengan Hati"

#zlsstsnusantara
#zlsstsjogja
#KompakDenganHati

Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Progo 2017 dipimpin oleh Kapolda DIY

Yogyakarta - Polda DIY, Rabu (1/11/2017) melaksanakan Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Zebra Tahun 2017 yang dilaksanakan di halaman depan Mapolda DIY, Apel yang dihadiri oleh seluruh Pejabat Utama Polda DIY, juga dihadiri oleh Pejabat dari Instansi lain yakni Danrem 072 Brigjen TNI Fajar Setyawan, Ka BNN Provinsi D.I.Yogyakarta Brigjen Pol. Drs. Triwarno Atmojo, Kepala Cabang Jasa Raharja Jogja RM Wahyu Widodo, 
Selaku Komandan Upacara AKBP Aap Sinwan Yasin.

Operasi Zebra ini sendiri adalah kegiatan rutin yang dilakukan oleh kepolisian lalu lintas untuk menekan pelanggaran berlalu lintas dan meminimalisir angka kecelakaan, yang akan dilakukan di sejumlah titik di seluruh wilayah Yogyakarta, Dimulai dari hari ini hingga 14 November 2017, dengan sasaran kelengkapan kedaraan ( lampu, plat nomor standart, kelengkapan surat – surat, dan disiplin berkendara dan mematuhi rambu jalan, marka jalan dan lainnya.

Untuk tahun ini, Operasi Zebra bertajuk, 'Penegakkan Hukum dan Meningkatkan Kesadaran Serta Kepatuhan Masyarakat Dalam Berlalu Lintas: Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan Untuk Kemanusiaan'.

Apel gelar pasukan ini dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel maupun sarana pendukung lainnya, sehingga kegiatan operasi dapat berjalan dengan optimal dan dapat berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan.

"Kita menyadari, bahwa dalam mengatasi permasalahan bidang lalu lintas tersebut tidak bisa berdiam diri, melainkan wajib bertindak dan melakukan berbagai upaya, serta hal ini tidak akan terwujud jika hanya ditangani oleh polantas sendiri, melainkan sinergitas antar instansi pemangku kepentingan menjadi sangat mendasar dalam menemukan akar masalah, dan solusinya yang dapat diterima dan dijalankan oleh semua pihak dalam melaksanakan tugas", ucap Kapolda membacakan amanat tertulis Kakorlantas Polri.

Operasi dilaksanakan serentak oleh Personel gabungan oleh Kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja dan Satpol PP. Dimulainya Operasi Zebra 2017 ini ditandai dengan pemasangan pita oleh Kapolda DIY selaku Inspektur Upacara.

Sumber : IG @poldajogja
Pict : IG @poldajogja

Apel Gelar Potensi Saka Bhayangkara DIY dibuka oleh Kapolda DIY

Foto : Kapolda DIY sebagai Irup

ogyakarta - Saka Bhayangkara (Satuan Karya Pramuka Bhayangkara) Daerah Istimewa Yogyakarta mengadakan Apel Gelar Potensi. Apel ini digelar dalam rangka menyambut hari Sumpah Pemuda 2017. Apel ini dibuka oleh Kapolda DIY Brigjen Pol Drs. Ahmad Dhofiri, M.Si. di Museum Benteng Vredeburg.

Apel Gelar Potensii tahun ini mengambil tema "Saka Bhayangkara Berani Bersatu Dijiwai Tri Satya dan Dasa Dharma".

Dalam sambutannya, Kapolda mengharapkan kegiatan Saka Bhayangkara dapat mencetak generasi yang prima, kreatif dan menjunjung kebersamaan serta mempererat Kebhinekaan di lingkungan dan di antara sesama teman.

Hadir pada acara tersebut, Wakil Gubernur DIY Paku Alam X, Wakil Ketua DPRD Arif Noor Hartanto, S.IP., beserta Kwarda DIY.

Pembukaan dilakukan secara simbolis dengan melepaskan lima burung merpati yang dilakukan oleh Kapolda DIY, Wakil Gubernur DIY, Wakik Ketua DPRD DIY, Dirbinmas Polda DIY, Kapolresta Yogyakarta dan Kwarda DIY.

Rabu, 25 Oktober 2017

Sumber : IG @poldajogja


Penggalangan Dana untuk Brigadir Dodi Sersanto yang rumahnya Terbakar

Jayapura - Pasca kebakaran yang melanda warga kota jayapura tepatnya di Weref Pantai Jalan Koti Kelurahan Numbay Distrik Japsel Kota Jayapura, dimana dipemukiman tersebut salah satu saudara kita BRIGPOL DODI SERSANTO (ZLS/STS POLDA PAPUA) bermukim sehingga mengakibatkan rumah dan barang-barangnya habis dilahap si jago merah. Yang tersisa hanya pakaian dibadan.

Mengetahui hal tersebut comunity ZLS/STS Polda Papua melakukan penggalangan dana untuk membantu meringankan beban saudara kita.

Sejauh ini rekan-rekan ZLS/STS Polda Papua sudah mengumpulkan dana senilai Rp. 10.500.000,- selain dana, rekan-rekan juga mengumpulkan pakaian layak pakai, susu untuk anak balita rekan kita. Kesemuanya ini kami sudah serahkan ke korban melalui perwakilan dari ZLS/STS yang bermukim di Kota Jayapura.

Menurut ketua ZLS/STS Kota Jayapura "Kami hadir disini untuk merasakan duka yang saudara kita rasakan, semoga apa yang rekan-rekan ZLS/STS kumpulkan dapat meringankan beban saudara kita" Saya mewakili rekan ZLS/STS mengucapkan terima kasih banyak kepada para Brigadir Angkatan I tahun 2005 atas sumbangsih dan kepeduliannya terhadap saudara kita yang tertimpa musibah. Semoga dengan kejadian ini ada hikmah yang dapat kita petik bahwasanya semua yang kita miliki di dunia ini adalah titipan, selanjutnya kedepan kami harapkan tetap menjaga solidaritas dan kekompakan angkatan ZLS/STS baik tingkat daerah maupun nusantara dengan motto *KOMPAK DENGAN HATI*

#zlsstsnusantara
#KompakDenganHati

Sumber : IG @zlsstsnusantara

Maulid Akbar Majelis Taklim Darul Hasyimi dan Tasyakuran Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY

Yogyakarta - Gubernur DIY Sri Sultan HB X beserta keluarga menghadiri Peringatan Maulid Akbar Majelis Ta'lim Darul Hasyimi sekaligus doa tasyakuran atas pelantikan Gubernur & Wakil Gubernur DIY di Pagelaran Kraton pada Jumat (20/10) malam.

“Acara ini adalah tanda betapa eratnya silaturahim antara Ulama dan Umara”, ungkap Ngarsa Dalem mengawali sambutan. Menurut Sultan, Ulama dan Umara seharusnya bertindak sebagai pengimbang satu sama lain. Jika harmonis, kesejahteraan umat dan kestabilan sosial-politik akan lebih terjaga.

Ngarsa Dalem kemudian melanjutkan, “Bagi saya pribadi, insya Allah silaturahim ini dapat lebih memperkuat kadar keimanan dan ketaqwaan saya dalam meneguhkan dan mewujudkan rahmat bagi alam semesta, Rahmatan lil Alamin, sejalan dengan amanah Hamemayu Hayuning Bawana".

Ngarsa Dalem berikutnya mengutip sari-pati Pidato Pelantikan Khalifah Abu Bakar : "Aku diangkat menjadi pemimpin bukanlah karena aku yang terbaik di antara kalian. Maka, jika perbuataku benar ikutilah aku. Tapi bila salah, luruskanlah. Tidak boleh seorang Muslim menghima Muslim yang lain. Orang lemah aku pandang kuat pada sisi Allah, dan aku akan melindungi hak-haknya. Karena, sifat jujur itu adalah amanah".

Sultan menegaskan bahwa sikap amanah seperti itu pulalah, yang insya Allah terus menerus dijaga guna mewujudkan 'Kemuliaan Martabat Manusia Jogja' melalui lima pilar keistimewaan, dan mengikat setiap empat aktor-aktornya, yakni: Kraton, Kaprajan, Kampus dan Kampung atau Komunitas.

Ngarsa Dalem berterima kasih atas kehadiran Habib Luthfi beserta para ulama pada acara ini.

"Kehadiran Beliau-Beliau ini, sekaligus guna memberikan doa-restu agar Malam Tasyakuran atas Pelantikan Kepala Daerah DIY Periode 2017-2022 bersama Sri Paduka Paku Alam X ini, selalu berada dalam lindungan dan petunjuk-Nya. Dengan komitmen, insya Allah agar kami berdua dalam menjalankan amanah ini senantiasa ditunjukkan di jalan lurus yang diridhai oleh-Nya. Aamin-aamin ya Rabbal Alamin.", pungkas Ngarsa Dalem.

Sumber : IG @humasjogja

Bakti Sosial Bidpropam Polda DIY di Gunungkidul

Yogyakarta - Kembali lagi Bidpropam Polda Daerah Istimewa Yogyakarta mengadakan Bakti sosial di Dusun Gedang Sari Gunungkidul, Selasa (17/10/2017).

Kegiatan ini Bidpropam Polda DIY bekerja sama dengan Biddokes Polda DIY, dipimpin langsung oleh Kasubbid Provos Kompol Dhanang S.I.K., dan AKP Estiqomah dari Biddokes Polda DIY bersama anggota provos lainnya. Kegiatan Bakti sosial ini, dilakukan langsung dari rumah kerumah dengan memberikan sembako dan kebutuhan sehari hari.

“Kami juga memeriksa kesehatan dan memberikan vitamin bagi warga yang mendapat bantuan,” ucap Kasubbid Provos Kompol Dhanang Bagus Anggoro, S.IK.

Secara terpisah Kasubbid Provos Polda DIY menjelaskan bahwa kesehatan adalah kunci utama, jika kondisi tubuh kita tidak sehat, kita tidak bisa bekerja dan aktifitas menjadi terbatas.

Sumber : IG@poldajogja

Press Release Pengungkapan Kasus Perdagangan Orang dan Pencabulan yang terjadi di Jogja

Yogyakarta - Direktorat Reskrimum Polda DIY gelar Press Release tentang pengungkapan kasus perdagangan orang dan pencabulan yang terjadi di Jogja, Selasa (17/10/2017). Dirreskrimum Kombes Pol Hadi Utomo SH. M.Hum., yang didampingi Kasubbid Penmas Bidhumas Polda DIY Kompol Sri Sumarsih dihadapan para pewarta menyampaikan tersangka yang bernama Hyt alias Ari (32) warga Durenantejo Triharjo Sleman tega menjual teman anaknya untuk melayani pria hidung belang.

Pengungkapan kasus perdagangan anak ini berawal dari korban bersama tersangka tertangkap tangan mencuri di Toko Jolly dan ditangani oleh Polsek Wirobrajan Jogjakarta. Saat dilakukan interogasi oleh petugas, korban dan tersangka ternyata memiliki hubungan pekerjaan yang tidak lazim.

Korban yang masih berumur belasan tahun tersebut, awalnya pada 24 Juli yang lalu pergi dari rumah tanpa sepengetahuan oleh keluarganya. dari kepergiannya tersebut, korban bertemu dengan anak tersangka, kemudian oleh anak tersangka diajak pulang kerumahnya. Di rumah tersangka korban bercerita ingin bekerja.

Namun kenyataanya korban tidak hanya melakukan pekerjaan tersebut. Oleh tersangka, korban dipaksa melayani pria hidung belang. Dari keterangan tersebut yang didapat oleh petugas, korban dilakukan pemeriksaan visum di Rumah Sakit Bhayangkara Polda DIY. Saat ini kasus ditangani oleh unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Reskrimum Polda DIY.

Sumber : IG @poldajogja

Jadwal Pelayanan SIM Keliling Polda DIY Tanggal 16 - 21 Oktober 2017

SEMOGA BERMANFAAT

Jadwal SIM Keliling 

Tanggal 16 - 21 Oktober 2017

=============================
Senin, 16 Oktober 2017
09.00-11.00 WIB
Kantor Kecamatan Kalasan, Sleman
LPP Yogyakarta
Puro Pakualaman
=============================
Selasa, 17 Oktober 2017
09.00-11.00 WIB
Kantor Kecamatan Kalasan, Sleman
LPP Yogyakarta
Puro Pakualaman
=============================
Rabu, 18 Oktober 2017
09.00-11.00 WIB
Kantor Kecamatan Godean, Sleman
LPP Yogyakarta
Puro Pakualaman
=============================
Kamis, 19 Oktober 2017
09.00-11.00 WIB
Kantor Kecamatan Godean, Sleman
LPP Yogyakarta
Puro Pakualaman
=============================
Jumat, 20 Oktober 2017
09.00-11.00 WIB
Studio Radio Rakosa
LPP Yogyakarta
Puro Pakualaman
=============================
Sabtu, 21 Oktober 2017
Pos Polisi Bundaran UGM 09.00-12.00 WIB
Pos Polisi Teteg Malioboro 19.00-21.00 WIB
=============================

= = = =
Syarat Perpanjangan SIM
1. KTP 
2. SIM Lama
3. Surat Keterangan Sehat dari Dokter (ada di tempat/tidak jauh dari lokasi pelayanan)

Keterangan:
*Pelayanan SIM Keliling hanya untuk perpanjangan SIM A dan C
*SIM Luar DIY dilayani jika SATPAS asal sudah terkoneksi dengan SATPAS Polresta Yogyakarta (Jl. AIP KS Tubun, Aspol Pathuk, Yogyakarta)
*Daftar SATPAS Terkoneksi bisa dilihat di sim.korlantas.polri.go.id atau pada postingan kami sebelumnya, bisa dicari dengan tagar satpasonline
*Jumlah formulir terbatas, lebih pagi lebih baik
*Formulir dibagikan sebelum jam dimulainya pelayanan SIM Keliling

#SIMKeliling #Pelayananpublik #Polri #Promoter #Poldajogja


= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =

SIM CORNER:
Senin - Sabtu
Minggu dan Hari Libur Nasional tutup
(Jumlah formulir terbatas, lebih pagi lebih baik)

Jogja City Mall
Jl. Magelang
10.00-15.00 WIB

Ramai Mall
Jl. Malioboro
10.00-15.00 WIB

= = = =

SAMSAT CORNER
Galeria Mall
Jl. Urip Sumoharjo No.99-101
08.00-17.00 WIB

= = = =
SAMSAT DESA/KELURAHAN
- Pakembinangun, Pakem Sleman
- Palihan, Temon Kulonprogo
- Sidomulyo, Bambanglipuro
- Semugih, Rongkop Gunungkidul
- Wirogunan, Mergangsan Yogyakarta
= = = =

SEMOGA BERMANFAAT

SALAM DARI KAMI

#zlsstsnusantara

#zlsstsdiy

#KompakDenganHati

Sumber : IG @poldajogja

Kunjungan Kerja Tim Komisi III DPR RI ke Polda DIY

Yogyakarta - Komisi III DPR RI saat ini tengah memberi perhatian serius terhadap kinerja pemerintah dan seluruh lembaga yang terlibat dalam pemberantasan korupsi. Komisi III DPR RI memandang terdapat hal-hal yang penting untuk menjadi masukan dalam tugas konstitusional dan perlu dilakukan review atau evaluasi terhadap tujuan, strategi, maupun capaian kinerja dari program-program pemberantasan korupsi di Indonesia pasca reformasi.

Dipimpin oleh oleh H. Arsul Sani, SH., M.Si., Tim Komisi III DPR RI melakukan kunjungan kerja di Yogyakarta. Kedatangan rombongan Komisi III DPR RI ini, diterima oleh Kapolda DIY, bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Yogyakarta, Kepala Pengadilan Tinggi Yogyakarta serta Akademisi dari Universitas Gajah Mada (UGM), UII dan Universitas Atmajaya, dan para Pejabat Utama Polda DIY dan Para Kapolres/Kapolresta Jajaran. Kegiatan dilangsungkan di di Gedung Serbaguna Mapolda, Jumat (13/10/17).

Dalam pertemuan ini Kapolda DIY Brigjen Pol Drs. Ahmad Dofiri, M.Si. memaparkan kinerja Tim Saber Pungli. Sejauh ini koordinasi yang dipimpin langsung oleh Irwasda Polda DIY berjalan baik. Dalam Tim Saber Pungli sendiri terlibat pula di dalamnya Kejaksaan Tinggi dan Pengadilan Tinggi DIY.

“Diharapkan, kegiatan ini dapat melahirkan berbagai solusi atau kebijakan yang merespon permasalahan tersebut untuk dapat menurunkan angka kejahatan korupsi dan menciptakan sistem anti korupsi yang efektif di Indonesia,” ucap Ketua Tim  H. Arsul Sani, SH., M.Si.

Sumber : @poldajogja

Bareskrim Polri Ungkap Penyelundupan Sabu 30 Kg di Perairan Aceh Timur

JAKARTA - Direktorat IV Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri, dibantu pihak Bea Cukai, berhasil menyita sekitar 30 Kg sabu dan meringkus 4 tersangka dalam satu penyergapan di Perairan Peureulak, Aceh Timur, Rabu (11/10/2017) malam.

Menurut Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Daniyanto, pengungkapan ini dilakukan setelah melakukan pemantauan selama beberapa hari.

"Ini adalah pertama kita lakukan RPE dilaut bersama dengan Bea Cukai pusat. Dimulai serangkaian penyelidikan, surveilance, profeling dan mapping serta sampai penindakan melaui pengejaran di 27 Mil dari daratan Aceh Timur akhirnya berhasil kita tangkap," ujar Eko melalui pesan singkat.

Eko mengatakan bahwa pengungkapan ini merupakan pengembangan dari penangkapan dua orang kurir asal Aceh Timur berinisial SPD (41) dan AK (34). Penangkapan tersebut dilakukan di Medan, pada September lalu.

"Selama 9 hari penyelidikan dan ini pengembangan dari pengungkapan 31 September 2017 dengan barang bukti sabu 134 Kg," tambah Eko.

Dilansir dari laman Serambi Indonesia, lokasi penyergapan 4 tersangka yang berada di kapal motor (boat) ukuran 6 GT yang merupakan sindikat jaringan sabu international ini, berada di 27 mil laut dari bibir pantai Peureulak, Aceh Timur.

Dari 4 tersangka itu, dua orang warga Aceh. Seorang sudah lama menetap di Belawan dan seorang lagi warga Kuala Idi, Aceh Timur.

Sedangkan dua tersangka lainnya beralamat di Belawan, Sumut.

Nama-nama tersangka belum berhasil diperoleh. Namun para tersangka beserta BB sekitar 30 kg sabu itu, Kamis (12/10/2017) pagi ini langsung diboyong ke Jakarta untuk dibawa ke Mabes Polri.

Sementara satu unit kapal ukuran 6 GT dengan nama KM Dua Saudara itu sekarang diamankan (dititipkan) di Pos Polair Polres Langsa, di kawasan Pelabuhan Kuala Langsa.

Penyergapan jaringan sabu-sabu diduga dari Malaysia ini oleh Direktorat IV Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri dipimpin AKBP Gembung Yudha ini, berlangsung sekitar pukul 23.30 WIB.

Dalam operasi tersebut ikut melibatkan pihak Kanwil Bea Cukai Aceh, Bea Cukai Langsa, dan Bea Cukai Lhokseumawe dengan menggunakan Kapal Patroli BC 30001 milik Bea Cukai Provinsi Riau.

Sumber : Tribunnews.com

Kapolri : Anggaran Densus Tipikor Rp 2,6 T, Gaji Sama dengan KPK

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews

Foto: Lamhot Aritonang/detikcom

Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menjelaskan detail pembentukan Densus Tipikor dalam rapat bersama Komisi III DPR. Tito menjelaskan soal anggaran hingga struktur Densus Tipikor. 

"Struktur Densus ini akan dibawahi seorang bintang dua, akan dibentuk satgas tipikor di kewilayahan yang dibagi 3 tipe dan kedudukan kadensus berada langsung di bawah Kapolri," ujar Tito di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (12/10/2017).

Tito menyebut total personel Densus Tipikor lebih dari 3.000 orang. Tito lalu menjelaskan detail anggaran.

"Sebanyak 3.560 personel ini bisa kita penuhi dari yang sudah ada. Anggaran bahwa perlu dipikirkan tentang satu, penggajian kepada anggota supaya mereka sama dengan di KPK. Sistem anggaran penyidikan dan penyelidikan jangan indeks tapi adcost, ini kelebihan di teman KPK mungkin diterapkan di Densus," tutur Tito. 

Dengan panjang-lebar, Tito menyebut detail anggaran ini. Jika ditotal, Densus Tipikor membutuhkan biaya lebih dari Rp 2 triliun untuk beroperasi. 

"Belanja pegawai 3.560 sebesar Rp 786 M, barang untuk operasi lidik dan sidik Rp 359 M, belanja modal Rp 1,55 T, termasuk pembentukan sistem dan kantor pengadaan alat-alat lidik, surveillance, penyidikan, dan lain-lain," papar Tito. 

"Total semuanya Rp 2,6 T. Saat ini kami sudah berkoordinasi dengan KemenPAN-RB dan kedua sudah kami sampaikan ke Presiden pada saat paripurna dua bulan lalu dan beliau meminta kalau sudah ada konsep dipaparkan ke ratas. Kami ajukan surat permohonan paparan di ratas diikuti kementerian dan lembaga lainnya," pungkas Tito. (gbr/tor)

Sumber : detiknews

Polisi Tangkap Gerombolan Perusak Kantor Mendagri

Jakarta – Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat telah menangkap sejumlah pelaku penyerangan dan perusakan di Kantor Kementerian Dalam Negeri di Gambir, Jakarta Pusat.

"Kami amankan di Polda, kami serahkan ke kriminal umum. Langsung ke kriminal umum saja minta keterangan lengkapnya," kata Kepala Bagian Operasional Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Asfuri, Rabu, 11 Oktober 2017.

Menurut Afsuri, massa menyerang dan merusak kantor Kemendagri sekira pukul 15.00 WIB. Penyerang masuk ke area kantor dan melempari kaca-kaca kantor dengan batu dan benda tumpul.

Tak hanya itu, massa juga memecahkan pot-pot bunga dan mobil dinas yang terparkir di halaman kantor. "Iya sempat lempar-lemparan batu tadi," ujar dia.

Afsuri menuturkan, akibat penyerangan itu, tiga orang terluka dan telah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis.

Sementara itu, Afsuri memastikan, sore ini situasi di kantor Mendagri sudah aman dan polisi masih melakukan penjagaan di lokasi.

Puluhan penyerang diduga berasal dari pendukung calon Bupati dan Wakil Bupati Tolikara, John Tabo dan Barnabas Weya. Mereka awalnya berniat bertemu Mendagri Tjahjo Kumolo untuk membahas sengketa Pilkada Tolikara 2017.

Sumber : m.viva.co.id

Presiden RI Ir. Joko Widodo lantik Gubernur dan Wakil Gubernur DIY

Jakarta - Presiden Joko Widodo melantik Gubernur dan Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta masa jabatan Tahun 2017-2022 di Istana Negara, Selasa (10/10) sore.

Pelantikan ini berdasarkan Surat Keputusan Presiden Nomor 107P Tahun 2017 tentang pengesahan pemberhentian Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta masa Jabatan 2012-2017 dan Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta sisa masa jabatan tahun 2012-2017, dan pengesahan penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta masa jabatan tahun 2017-2022 ditetapkan pada tanggal 6 September 2017 di Jakarta.

Sumber : IG @poldajogja

Kapolda DIY Siap Latih Putra Daerah Gunungkidul Jadi Calon Polisi Handal

GUNUNGKIDUL - Kepolisian DIY menjaring 40 pemuda putra daerah asli Gunungkidul untuk dibina dan dilatih menjadi calon-calon anggota Kepolisian yang handal dan mumpuni.

Hal itu merupakan wujud dari program Tunas Unggul Handayani.

Program ini adalah kerja sama Pemkab Gunungkidul dan Polda DIY.

Kepala Polisi Daerah Istimewa Yogyakarta, Brigjen Pol Ahmad Dofiri, mengatakan, saat ini minat generasi muda di Gunungkidul menjadi anggota Kepolisian masih sangat rendah.

Padahal banyak sekali bibit-bibit muda yang unggul dan mampu menjadi petugas kepolisian yang mumpuni.

Ia mengatakan, kurangnya animo masyarakat Gunungkidul menjadi anggota kepolisian ini disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya adalah jangkauan informasi di Gunungkidul yang masih kurang.

"Animo yang masuk di Gunungkidul ini masih kurang dibandingkan dengan daerah lain di DIY. Padahal banyak sekali bibit-bibit unggul yang dapat menjadi petugas kepolisian yang mumpuni. Hal ini karena jangkaun informasi yang kurang," ujar Ahmad, Minggu (8/10/2017).

Ahmad mengatakan, tahap pertama sebanyak 40 orang generasi muda yang ada di Gunungkidul dan berminat menjadi anggota Kepolisian akan dilatih dan dibina oleh Biro Sumber Daya Manusia Polda DIY.

Mereka akan dibina, baik secara fisik, mental dan akademiknya, sehingga mampu bersaing dengan putra-putra daerah lain.

Dengan begitu mendapatkan calon petugas kepolisian yang berkualitas.

"Kami lakukan peningkatan kualitas SDM karena kami ingin mendapatkan calon berkualitas, dari daerah Gunungkidul," ujar Ahmad.

Program yang diadakan pertama di DIY ini memilih Gunungkidul menjadi pilot projectProgram yang dinamakan Tunas Unggul Handayani ini akan dilakukan secara berkelanjutan, sehingga dengan begitu dapat mencetak agen-agen polisi yang handal.

Sumber : TRIBUNJOGJA.COM

Polri harus Proaktif Optimalkan Teknologi

Yogyakarta - Aqua Dwipayana, seorang motivator sekaligus pengamat kepolisian kunjungi Kapolda DIY, Brigjen Pol Ahamd Dofiri pada Jumat (6/10/2017).

Dalam kesempatan itu, Aqua mengomentari era keterbukaan informasi dan digital.

Aqua mengatakan era teknologi tak dapati dihindari, dan aparat seperti TNI, Polri dan pemerintah harus peduli, proaktif dan mengoptimalkan teknologi.

Ia menilai, sebuah kunci sukses polisi dalam bertugas adalah penguasaan kemunikasi.

Dan dia merasa aparat kopolisian masih perlu diperbaiki dan ditingkatkan komunikasinya.

"Komunikasi itu sederhana, tapi vital dan kalau tidak berhati-hati menggunakannya bisa fatal. Karena kita berpacu dengan kecepatan, antara orang yang tidak suka dengan Indonesia yang kompak maju dengan kita yang cinta tanah air," jelasnya.

Namun demikian, Aqua menekankan bahwa permasalahan ini tidak cukup dikerjakan oleh Polri, TNI dan pemerintah saja, tapi harus mendapat dukungan dari seluruh lapisan masyarakat.

Dan yang terpenting, lanjutnya, institusi ini mau menerima masukan dari mana saja, sepanjang itu membangun dan memberi manfaat.

Ia berharap Polri dapat lebih proaktif memanfaatkan media digital dan media sosial.

Selain itu harus belajar tentang etika, dan aturan sehingga apa yang disampaikan dapat mencapai target.

"Kapolda DIY Brigjen Ahmad Dofiri ini adalah Jenderal yang komunikasinya bagus. Sejak saya mengenalnya saat beliau menjabat Kapolres Bandung hingga sekarang bintang 1, beliau tetap rendah hati," tukasnya.

Ia juga berharap, semua pemimpin kepolisian, Kapolda di Indonesia dapat seperti Ahmad Dofiri.

Poin terpenting, lanjutnya, sesama pejabat mau saling belajar dan mau melihat mana yang positif untuk dikembangkan.

Sumber : Tribunjogja.com

Peletakan batu pertama gedung Klinik Pratama Mapolda dan Dokpol Polda DIY oleh Kapolda DIY

Yogyakarta - Polda DIY akan memiliki tempat pelayanan kesehatan bagi anggota Polri Polda DIY dan warga sekitar mapolda. Hal ini ditandai dengan adanya peresmian peletakkan batu pertama gedung Klinik Pratama Mapolda dan Dokkpol Polda DIY oleh Kapolda DIY Brigjen Pol Drs. Ahmad Dofiri M.Si., Mapolda DIY Condongcatur Depok Sleman, Rabu (4/10/2017). Kapolda DIY dalam sambutannya menyampaikan pembangunan Klinik Pratama Mapolda dan renovasi Klinik Pratama Biddokkes serta di Polres sejajaran Polda DIY merupakan wujud nyata dari upaya peningkatan pelayanan kesehatan dengan membangun, meningkatkan dan memperbaiki sarana dan prasana fasilitas kesehatan tingkat pertama. “Hari ini (Rabu) kita akan membangun Klinik Pratama Mapolda, yang semula berada di dalam area gedung Mapolda, kita pindahkan di luar agar mempermudah akses masuk keluarga Polri maupun warga sekitar yang membutuhkan pelayanan kesehatan,” jelasnya.

Lanjut Kapolda memberikan perintah kepada Kabid Dokkes Polda DIY AKBP dr. HA. Budi Prasetijo, MM., untuk berkoordinasi dengan para Kasatwil dalam upaya meningkatkan sarana dan prasarana Klinik Pratama Polres dengan mempertimbangkan lokasi klinik dan potensinya, agar klinik Pratama Polres mampu bersaing dengan FKTP Instansi lain. “Klinik Pratama sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan perlu dibuka dan didekatkan dengan masyarakat agar mempermudah proses mendapatkan pelayanan kesehatan dengan sebaik-baiknya,” pesannya.

Peletakan batu pertama ini dihadiri oleh Kapusdokkes Polri Brigjen Pol dr. Artur Tampi, Wakapolda DIY Kombes Pol Drs. Teguh Sarwono M.Si., Kepala Dinas Kesehatan DIY drg. Pembajun Setyaningastutie, M.Kes., Mantan Kapolda DIY Irjen Pol (Purn) Drs. RM. Haka Astana, SH., Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr. Choirul Anwar. M.Kes., Kepala BPJS cabang Yogyakarta dan Sleman Janoe Tegoeh Prasetijo, serta tamu undangan.

Pada kesempatan tersebut juga dilangsungkan peresmian gedung Forensik dan Pembangunan Poliklinik Mata Rumah Sakit Bhayangkara Polda DIY.

Sumber : @poldajogja

Kapolda DIY hadiri Sholawatan bersama Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf di Bantul

Bantul - Kapolda DIY Brigjen Pol Drs. Ahmad Dofiri, M.Si. menghadiri Sholawatan Bersama dengan Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf. Turut hadir juga Bupati Bantul Drs. H Suharsono, Wakil Bupati Bantul KH. Abdul Halim Muslih dan Kapolres Bantul AKBP Imam Kabut Sariadi, S.IK. MM.

Bertempat di lapangan sepakbola Desa Panjangrejo, Pundong, Bantul. Sholawatan Bersama ini diadakan dalam memperingati hari jadi desa Panjangrejo yang ke-71. Senin (2/10/2017).

Dalam sambutannya Kapolda menyampaikan perlunya etika bermedia sosial. Dengan maraknya penyebaran berita hoax maupun paham radikal yang merebak di media sosial, maka netizen Bantul harus dapat memilah dan mencari sumber terpercaya supaya tidak terprovokasi. Kapolda berharap agar masyarakat Bantul tetap menjaga kondutifitas keamanan DIY baik di dunia nyata maupun di dunia maya.

"Karna ketenangan dan keamanan adalah pokok dalam kehidupan," pungkas Kapolda dalam sambutannya.

Sumber : @poldajogja

Polda DIY gelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

Yogyakarta. Polda DIY menggelar Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Bertindak selaku Inspektur Upacara, Wakapolda DIY Kombes Pol Drs. Teguh Sarwono, M.Si., sedangkan sebagai Komandan Upacara yaitu Penyidik Madya Ditresnarkoba Polda DIY AKBP Drs. Sugianto Nurjatno Putro, Apt. Minggu pagi (01/10/2017).

Upacara diikuti oleh seluruh Anggota dan ASN Polda DIY. Dalam upacara ini dibacakan Teks Pancasila oleh Inspektur Upacara, Pembukaan Undang Undang Dasar 1945 dan Ikrar Kebulatan Tekad untuk tetap mempertahankan Pancasila.

Untuk tahun ini, Peringatan Hari Kesaktian Pancasila mengambil tema "Kerja Bersama Berlandaskan Pancasila Mewujudkan Masyarakat Adil dan Makmur".

Sumber : @poldajogja

Kapolres Sleman Lantik PKS SD Al Azhar Yogyakarta

Sleman. Kapolres Sleman AKBP Burkhan Rudi Satria, S.IK. melantik Patroli Keamanan Sekolah (PKS) SD Al Azhar Yogyakarta bertempat di halaman Mapolres Sleman, Sabtu pagi (30/09/2017).

Sekitar 100 orang siswa siswi SD Al Azhar Yogyakarta yang dilantik setelah mengikuti latihan dan dinilai memenuhi syarat.

Kapolres Sleman menyampaikan "Dengan dilantiknya PKS ini diharapkan dapat menjadi contoh kedisiplinan bagi siswa lainnya".

Salam dari kami
Admin

#KompakDenganHati

Irjen Pol Bambang Sunar dan Karo SDM Polda DIY hadiri Mujahadah Akbar 10 Muharam 1439 H di Ponpes Al Munawir Krapyak Sewon Bantul

Yogyakarta. Ponpes Al Munawir Panggungharjo Sewon Bantul kembali mengadakan Mujahadah Akbar 10 Muharam 1439 H Doa untuk Indonesia dan Haul Para Aulia, Jumat (29/09/2017).

Mujahadah akbar tersebut juga dihadiri oleh KH. Raden Chaidar Muhaimin Afandi, KH. Zainal Abidin Munawir, KH. Hafid Najib Abdul Qodir, Irjen Pol Bambang Sunar (Mabes), Karo SDM Polda DIY, Direskrimum Polda DIY, Kapolres Bantul, para Alim Ulama serta sekitar 1000 jamaah.

Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan santunan secara simbolis kepada perwakilan anak yatim piatu. Setelah itu dilaksanakan Sholat Taubat, Sholat Tasbih dan Sholat Hajat.

Bhabinkamtibmas Tirtohargo Kretek Bantul melaksanakan Pemberantasan Sarang Nyamuk

Bantul. Bhabinkamtibmas Tirtohargo Kretek Bantul Brigadir Winarko, SH yang juga merupakan Alumni Diktukba Polri Gel I Th 2005 bersama dengan instansi terkait (Puskesmas, Kecamatan, KUA, Polsek, Koramil, Desa) melaksanakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di Dsn. Karang Tirtohargo Kretek Bantul, Jumat pagi (29/09/2017).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Sekcam Kretek. Adapun maksud dan tujuan dilaksanakan PSN  adalah untuk menekan / mencegah angka kejadian demam berdarah. Dari pemeriksaan 30 Kamar/ bak mandi terdapat 7 positif jentik nyamuk dengan hasil ABJ 76 %.

Dalam arahannya Sekcam Kretek menghimbau kepada petugas PSN dan kader pedukuhan agar tidak bosan bosannya memberikan penyuluhan kepada masyarakat agar berpola hidup sehat. Dari hasil PSN kali ini cenderung rendah karena target ABJ adalah 95 %.

Salam dari kami
#zlsstsnusantara
#KompakDenganHati

Syawalan INASSOC DIY dan sosialisasi aturan kepemilikan dan penggunaan Airsoftgun

Sleman - Puluhan Airsofter wilayah Yogyakarta yang tergabung dalam Indonesian Airsofter Association (INASSOC DIY) mengadakan Join Ops sekali...