Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Progo 2017 dipimpin oleh Kapolda DIY

Yogyakarta - Polda DIY, Rabu (1/11/2017) melaksanakan Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Zebra Tahun 2017 yang dilaksanakan di halaman depan Mapolda DIY, Apel yang dihadiri oleh seluruh Pejabat Utama Polda DIY, juga dihadiri oleh Pejabat dari Instansi lain yakni Danrem 072 Brigjen TNI Fajar Setyawan, Ka BNN Provinsi D.I.Yogyakarta Brigjen Pol. Drs. Triwarno Atmojo, Kepala Cabang Jasa Raharja Jogja RM Wahyu Widodo, 
Selaku Komandan Upacara AKBP Aap Sinwan Yasin.

Operasi Zebra ini sendiri adalah kegiatan rutin yang dilakukan oleh kepolisian lalu lintas untuk menekan pelanggaran berlalu lintas dan meminimalisir angka kecelakaan, yang akan dilakukan di sejumlah titik di seluruh wilayah Yogyakarta, Dimulai dari hari ini hingga 14 November 2017, dengan sasaran kelengkapan kedaraan ( lampu, plat nomor standart, kelengkapan surat – surat, dan disiplin berkendara dan mematuhi rambu jalan, marka jalan dan lainnya.

Untuk tahun ini, Operasi Zebra bertajuk, 'Penegakkan Hukum dan Meningkatkan Kesadaran Serta Kepatuhan Masyarakat Dalam Berlalu Lintas: Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan Untuk Kemanusiaan'.

Apel gelar pasukan ini dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel maupun sarana pendukung lainnya, sehingga kegiatan operasi dapat berjalan dengan optimal dan dapat berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan.

"Kita menyadari, bahwa dalam mengatasi permasalahan bidang lalu lintas tersebut tidak bisa berdiam diri, melainkan wajib bertindak dan melakukan berbagai upaya, serta hal ini tidak akan terwujud jika hanya ditangani oleh polantas sendiri, melainkan sinergitas antar instansi pemangku kepentingan menjadi sangat mendasar dalam menemukan akar masalah, dan solusinya yang dapat diterima dan dijalankan oleh semua pihak dalam melaksanakan tugas", ucap Kapolda membacakan amanat tertulis Kakorlantas Polri.

Operasi dilaksanakan serentak oleh Personel gabungan oleh Kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja dan Satpol PP. Dimulainya Operasi Zebra 2017 ini ditandai dengan pemasangan pita oleh Kapolda DIY selaku Inspektur Upacara.

Sumber : IG @poldajogja
Pict : IG @poldajogja

Apel Gelar Potensi Saka Bhayangkara DIY dibuka oleh Kapolda DIY

Foto : Kapolda DIY sebagai Irup

ogyakarta - Saka Bhayangkara (Satuan Karya Pramuka Bhayangkara) Daerah Istimewa Yogyakarta mengadakan Apel Gelar Potensi. Apel ini digelar dalam rangka menyambut hari Sumpah Pemuda 2017. Apel ini dibuka oleh Kapolda DIY Brigjen Pol Drs. Ahmad Dhofiri, M.Si. di Museum Benteng Vredeburg.

Apel Gelar Potensii tahun ini mengambil tema "Saka Bhayangkara Berani Bersatu Dijiwai Tri Satya dan Dasa Dharma".

Dalam sambutannya, Kapolda mengharapkan kegiatan Saka Bhayangkara dapat mencetak generasi yang prima, kreatif dan menjunjung kebersamaan serta mempererat Kebhinekaan di lingkungan dan di antara sesama teman.

Hadir pada acara tersebut, Wakil Gubernur DIY Paku Alam X, Wakil Ketua DPRD Arif Noor Hartanto, S.IP., beserta Kwarda DIY.

Pembukaan dilakukan secara simbolis dengan melepaskan lima burung merpati yang dilakukan oleh Kapolda DIY, Wakil Gubernur DIY, Wakik Ketua DPRD DIY, Dirbinmas Polda DIY, Kapolresta Yogyakarta dan Kwarda DIY.

Rabu, 25 Oktober 2017

Sumber : IG @poldajogja


Penggalangan Dana untuk Brigadir Dodi Sersanto yang rumahnya Terbakar

Jayapura - Pasca kebakaran yang melanda warga kota jayapura tepatnya di Weref Pantai Jalan Koti Kelurahan Numbay Distrik Japsel Kota Jayapura, dimana dipemukiman tersebut salah satu saudara kita BRIGPOL DODI SERSANTO (ZLS/STS POLDA PAPUA) bermukim sehingga mengakibatkan rumah dan barang-barangnya habis dilahap si jago merah. Yang tersisa hanya pakaian dibadan.

Mengetahui hal tersebut comunity ZLS/STS Polda Papua melakukan penggalangan dana untuk membantu meringankan beban saudara kita.

Sejauh ini rekan-rekan ZLS/STS Polda Papua sudah mengumpulkan dana senilai Rp. 10.500.000,- selain dana, rekan-rekan juga mengumpulkan pakaian layak pakai, susu untuk anak balita rekan kita. Kesemuanya ini kami sudah serahkan ke korban melalui perwakilan dari ZLS/STS yang bermukim di Kota Jayapura.

Menurut ketua ZLS/STS Kota Jayapura "Kami hadir disini untuk merasakan duka yang saudara kita rasakan, semoga apa yang rekan-rekan ZLS/STS kumpulkan dapat meringankan beban saudara kita" Saya mewakili rekan ZLS/STS mengucapkan terima kasih banyak kepada para Brigadir Angkatan I tahun 2005 atas sumbangsih dan kepeduliannya terhadap saudara kita yang tertimpa musibah. Semoga dengan kejadian ini ada hikmah yang dapat kita petik bahwasanya semua yang kita miliki di dunia ini adalah titipan, selanjutnya kedepan kami harapkan tetap menjaga solidaritas dan kekompakan angkatan ZLS/STS baik tingkat daerah maupun nusantara dengan motto *KOMPAK DENGAN HATI*

#zlsstsnusantara
#KompakDenganHati

Sumber : IG @zlsstsnusantara

Maulid Akbar Majelis Taklim Darul Hasyimi dan Tasyakuran Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY

Yogyakarta - Gubernur DIY Sri Sultan HB X beserta keluarga menghadiri Peringatan Maulid Akbar Majelis Ta'lim Darul Hasyimi sekaligus doa tasyakuran atas pelantikan Gubernur & Wakil Gubernur DIY di Pagelaran Kraton pada Jumat (20/10) malam.

“Acara ini adalah tanda betapa eratnya silaturahim antara Ulama dan Umara”, ungkap Ngarsa Dalem mengawali sambutan. Menurut Sultan, Ulama dan Umara seharusnya bertindak sebagai pengimbang satu sama lain. Jika harmonis, kesejahteraan umat dan kestabilan sosial-politik akan lebih terjaga.

Ngarsa Dalem kemudian melanjutkan, “Bagi saya pribadi, insya Allah silaturahim ini dapat lebih memperkuat kadar keimanan dan ketaqwaan saya dalam meneguhkan dan mewujudkan rahmat bagi alam semesta, Rahmatan lil Alamin, sejalan dengan amanah Hamemayu Hayuning Bawana".

Ngarsa Dalem berikutnya mengutip sari-pati Pidato Pelantikan Khalifah Abu Bakar : "Aku diangkat menjadi pemimpin bukanlah karena aku yang terbaik di antara kalian. Maka, jika perbuataku benar ikutilah aku. Tapi bila salah, luruskanlah. Tidak boleh seorang Muslim menghima Muslim yang lain. Orang lemah aku pandang kuat pada sisi Allah, dan aku akan melindungi hak-haknya. Karena, sifat jujur itu adalah amanah".

Sultan menegaskan bahwa sikap amanah seperti itu pulalah, yang insya Allah terus menerus dijaga guna mewujudkan 'Kemuliaan Martabat Manusia Jogja' melalui lima pilar keistimewaan, dan mengikat setiap empat aktor-aktornya, yakni: Kraton, Kaprajan, Kampus dan Kampung atau Komunitas.

Ngarsa Dalem berterima kasih atas kehadiran Habib Luthfi beserta para ulama pada acara ini.

"Kehadiran Beliau-Beliau ini, sekaligus guna memberikan doa-restu agar Malam Tasyakuran atas Pelantikan Kepala Daerah DIY Periode 2017-2022 bersama Sri Paduka Paku Alam X ini, selalu berada dalam lindungan dan petunjuk-Nya. Dengan komitmen, insya Allah agar kami berdua dalam menjalankan amanah ini senantiasa ditunjukkan di jalan lurus yang diridhai oleh-Nya. Aamin-aamin ya Rabbal Alamin.", pungkas Ngarsa Dalem.

Sumber : IG @humasjogja

Bakti Sosial Bidpropam Polda DIY di Gunungkidul

Yogyakarta - Kembali lagi Bidpropam Polda Daerah Istimewa Yogyakarta mengadakan Bakti sosial di Dusun Gedang Sari Gunungkidul, Selasa (17/10/2017).

Kegiatan ini Bidpropam Polda DIY bekerja sama dengan Biddokes Polda DIY, dipimpin langsung oleh Kasubbid Provos Kompol Dhanang S.I.K., dan AKP Estiqomah dari Biddokes Polda DIY bersama anggota provos lainnya. Kegiatan Bakti sosial ini, dilakukan langsung dari rumah kerumah dengan memberikan sembako dan kebutuhan sehari hari.

“Kami juga memeriksa kesehatan dan memberikan vitamin bagi warga yang mendapat bantuan,” ucap Kasubbid Provos Kompol Dhanang Bagus Anggoro, S.IK.

Secara terpisah Kasubbid Provos Polda DIY menjelaskan bahwa kesehatan adalah kunci utama, jika kondisi tubuh kita tidak sehat, kita tidak bisa bekerja dan aktifitas menjadi terbatas.

Sumber : IG@poldajogja

Press Release Pengungkapan Kasus Perdagangan Orang dan Pencabulan yang terjadi di Jogja

Yogyakarta - Direktorat Reskrimum Polda DIY gelar Press Release tentang pengungkapan kasus perdagangan orang dan pencabulan yang terjadi di Jogja, Selasa (17/10/2017). Dirreskrimum Kombes Pol Hadi Utomo SH. M.Hum., yang didampingi Kasubbid Penmas Bidhumas Polda DIY Kompol Sri Sumarsih dihadapan para pewarta menyampaikan tersangka yang bernama Hyt alias Ari (32) warga Durenantejo Triharjo Sleman tega menjual teman anaknya untuk melayani pria hidung belang.

Pengungkapan kasus perdagangan anak ini berawal dari korban bersama tersangka tertangkap tangan mencuri di Toko Jolly dan ditangani oleh Polsek Wirobrajan Jogjakarta. Saat dilakukan interogasi oleh petugas, korban dan tersangka ternyata memiliki hubungan pekerjaan yang tidak lazim.

Korban yang masih berumur belasan tahun tersebut, awalnya pada 24 Juli yang lalu pergi dari rumah tanpa sepengetahuan oleh keluarganya. dari kepergiannya tersebut, korban bertemu dengan anak tersangka, kemudian oleh anak tersangka diajak pulang kerumahnya. Di rumah tersangka korban bercerita ingin bekerja.

Namun kenyataanya korban tidak hanya melakukan pekerjaan tersebut. Oleh tersangka, korban dipaksa melayani pria hidung belang. Dari keterangan tersebut yang didapat oleh petugas, korban dilakukan pemeriksaan visum di Rumah Sakit Bhayangkara Polda DIY. Saat ini kasus ditangani oleh unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Reskrimum Polda DIY.

Sumber : IG @poldajogja

Jadwal Pelayanan SIM Keliling Polda DIY Tanggal 16 - 21 Oktober 2017

SEMOGA BERMANFAAT

Jadwal SIM Keliling 

Tanggal 16 - 21 Oktober 2017

=============================
Senin, 16 Oktober 2017
09.00-11.00 WIB
Kantor Kecamatan Kalasan, Sleman
LPP Yogyakarta
Puro Pakualaman
=============================
Selasa, 17 Oktober 2017
09.00-11.00 WIB
Kantor Kecamatan Kalasan, Sleman
LPP Yogyakarta
Puro Pakualaman
=============================
Rabu, 18 Oktober 2017
09.00-11.00 WIB
Kantor Kecamatan Godean, Sleman
LPP Yogyakarta
Puro Pakualaman
=============================
Kamis, 19 Oktober 2017
09.00-11.00 WIB
Kantor Kecamatan Godean, Sleman
LPP Yogyakarta
Puro Pakualaman
=============================
Jumat, 20 Oktober 2017
09.00-11.00 WIB
Studio Radio Rakosa
LPP Yogyakarta
Puro Pakualaman
=============================
Sabtu, 21 Oktober 2017
Pos Polisi Bundaran UGM 09.00-12.00 WIB
Pos Polisi Teteg Malioboro 19.00-21.00 WIB
=============================

= = = =
Syarat Perpanjangan SIM
1. KTP 
2. SIM Lama
3. Surat Keterangan Sehat dari Dokter (ada di tempat/tidak jauh dari lokasi pelayanan)

Keterangan:
*Pelayanan SIM Keliling hanya untuk perpanjangan SIM A dan C
*SIM Luar DIY dilayani jika SATPAS asal sudah terkoneksi dengan SATPAS Polresta Yogyakarta (Jl. AIP KS Tubun, Aspol Pathuk, Yogyakarta)
*Daftar SATPAS Terkoneksi bisa dilihat di sim.korlantas.polri.go.id atau pada postingan kami sebelumnya, bisa dicari dengan tagar satpasonline
*Jumlah formulir terbatas, lebih pagi lebih baik
*Formulir dibagikan sebelum jam dimulainya pelayanan SIM Keliling

#SIMKeliling #Pelayananpublik #Polri #Promoter #Poldajogja


= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =

SIM CORNER:
Senin - Sabtu
Minggu dan Hari Libur Nasional tutup
(Jumlah formulir terbatas, lebih pagi lebih baik)

Jogja City Mall
Jl. Magelang
10.00-15.00 WIB

Ramai Mall
Jl. Malioboro
10.00-15.00 WIB

= = = =

SAMSAT CORNER
Galeria Mall
Jl. Urip Sumoharjo No.99-101
08.00-17.00 WIB

= = = =
SAMSAT DESA/KELURAHAN
- Pakembinangun, Pakem Sleman
- Palihan, Temon Kulonprogo
- Sidomulyo, Bambanglipuro
- Semugih, Rongkop Gunungkidul
- Wirogunan, Mergangsan Yogyakarta
= = = =

SEMOGA BERMANFAAT

SALAM DARI KAMI

#zlsstsnusantara

#zlsstsdiy

#KompakDenganHati

Sumber : IG @poldajogja

Kunjungan Kerja Tim Komisi III DPR RI ke Polda DIY

Yogyakarta - Komisi III DPR RI saat ini tengah memberi perhatian serius terhadap kinerja pemerintah dan seluruh lembaga yang terlibat dalam pemberantasan korupsi. Komisi III DPR RI memandang terdapat hal-hal yang penting untuk menjadi masukan dalam tugas konstitusional dan perlu dilakukan review atau evaluasi terhadap tujuan, strategi, maupun capaian kinerja dari program-program pemberantasan korupsi di Indonesia pasca reformasi.

Dipimpin oleh oleh H. Arsul Sani, SH., M.Si., Tim Komisi III DPR RI melakukan kunjungan kerja di Yogyakarta. Kedatangan rombongan Komisi III DPR RI ini, diterima oleh Kapolda DIY, bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Yogyakarta, Kepala Pengadilan Tinggi Yogyakarta serta Akademisi dari Universitas Gajah Mada (UGM), UII dan Universitas Atmajaya, dan para Pejabat Utama Polda DIY dan Para Kapolres/Kapolresta Jajaran. Kegiatan dilangsungkan di di Gedung Serbaguna Mapolda, Jumat (13/10/17).

Dalam pertemuan ini Kapolda DIY Brigjen Pol Drs. Ahmad Dofiri, M.Si. memaparkan kinerja Tim Saber Pungli. Sejauh ini koordinasi yang dipimpin langsung oleh Irwasda Polda DIY berjalan baik. Dalam Tim Saber Pungli sendiri terlibat pula di dalamnya Kejaksaan Tinggi dan Pengadilan Tinggi DIY.

“Diharapkan, kegiatan ini dapat melahirkan berbagai solusi atau kebijakan yang merespon permasalahan tersebut untuk dapat menurunkan angka kejahatan korupsi dan menciptakan sistem anti korupsi yang efektif di Indonesia,” ucap Ketua Tim  H. Arsul Sani, SH., M.Si.

Sumber : @poldajogja

Bareskrim Polri Ungkap Penyelundupan Sabu 30 Kg di Perairan Aceh Timur

JAKARTA - Direktorat IV Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri, dibantu pihak Bea Cukai, berhasil menyita sekitar 30 Kg sabu dan meringkus 4 tersangka dalam satu penyergapan di Perairan Peureulak, Aceh Timur, Rabu (11/10/2017) malam.

Menurut Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Daniyanto, pengungkapan ini dilakukan setelah melakukan pemantauan selama beberapa hari.

"Ini adalah pertama kita lakukan RPE dilaut bersama dengan Bea Cukai pusat. Dimulai serangkaian penyelidikan, surveilance, profeling dan mapping serta sampai penindakan melaui pengejaran di 27 Mil dari daratan Aceh Timur akhirnya berhasil kita tangkap," ujar Eko melalui pesan singkat.

Eko mengatakan bahwa pengungkapan ini merupakan pengembangan dari penangkapan dua orang kurir asal Aceh Timur berinisial SPD (41) dan AK (34). Penangkapan tersebut dilakukan di Medan, pada September lalu.

"Selama 9 hari penyelidikan dan ini pengembangan dari pengungkapan 31 September 2017 dengan barang bukti sabu 134 Kg," tambah Eko.

Dilansir dari laman Serambi Indonesia, lokasi penyergapan 4 tersangka yang berada di kapal motor (boat) ukuran 6 GT yang merupakan sindikat jaringan sabu international ini, berada di 27 mil laut dari bibir pantai Peureulak, Aceh Timur.

Dari 4 tersangka itu, dua orang warga Aceh. Seorang sudah lama menetap di Belawan dan seorang lagi warga Kuala Idi, Aceh Timur.

Sedangkan dua tersangka lainnya beralamat di Belawan, Sumut.

Nama-nama tersangka belum berhasil diperoleh. Namun para tersangka beserta BB sekitar 30 kg sabu itu, Kamis (12/10/2017) pagi ini langsung diboyong ke Jakarta untuk dibawa ke Mabes Polri.

Sementara satu unit kapal ukuran 6 GT dengan nama KM Dua Saudara itu sekarang diamankan (dititipkan) di Pos Polair Polres Langsa, di kawasan Pelabuhan Kuala Langsa.

Penyergapan jaringan sabu-sabu diduga dari Malaysia ini oleh Direktorat IV Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri dipimpin AKBP Gembung Yudha ini, berlangsung sekitar pukul 23.30 WIB.

Dalam operasi tersebut ikut melibatkan pihak Kanwil Bea Cukai Aceh, Bea Cukai Langsa, dan Bea Cukai Lhokseumawe dengan menggunakan Kapal Patroli BC 30001 milik Bea Cukai Provinsi Riau.

Sumber : Tribunnews.com

Kapolri : Anggaran Densus Tipikor Rp 2,6 T, Gaji Sama dengan KPK

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews

Foto: Lamhot Aritonang/detikcom

Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menjelaskan detail pembentukan Densus Tipikor dalam rapat bersama Komisi III DPR. Tito menjelaskan soal anggaran hingga struktur Densus Tipikor. 

"Struktur Densus ini akan dibawahi seorang bintang dua, akan dibentuk satgas tipikor di kewilayahan yang dibagi 3 tipe dan kedudukan kadensus berada langsung di bawah Kapolri," ujar Tito di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (12/10/2017).

Tito menyebut total personel Densus Tipikor lebih dari 3.000 orang. Tito lalu menjelaskan detail anggaran.

"Sebanyak 3.560 personel ini bisa kita penuhi dari yang sudah ada. Anggaran bahwa perlu dipikirkan tentang satu, penggajian kepada anggota supaya mereka sama dengan di KPK. Sistem anggaran penyidikan dan penyelidikan jangan indeks tapi adcost, ini kelebihan di teman KPK mungkin diterapkan di Densus," tutur Tito. 

Dengan panjang-lebar, Tito menyebut detail anggaran ini. Jika ditotal, Densus Tipikor membutuhkan biaya lebih dari Rp 2 triliun untuk beroperasi. 

"Belanja pegawai 3.560 sebesar Rp 786 M, barang untuk operasi lidik dan sidik Rp 359 M, belanja modal Rp 1,55 T, termasuk pembentukan sistem dan kantor pengadaan alat-alat lidik, surveillance, penyidikan, dan lain-lain," papar Tito. 

"Total semuanya Rp 2,6 T. Saat ini kami sudah berkoordinasi dengan KemenPAN-RB dan kedua sudah kami sampaikan ke Presiden pada saat paripurna dua bulan lalu dan beliau meminta kalau sudah ada konsep dipaparkan ke ratas. Kami ajukan surat permohonan paparan di ratas diikuti kementerian dan lembaga lainnya," pungkas Tito. (gbr/tor)

Sumber : detiknews

Polisi Tangkap Gerombolan Perusak Kantor Mendagri

Jakarta – Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat telah menangkap sejumlah pelaku penyerangan dan perusakan di Kantor Kementerian Dalam Negeri di Gambir, Jakarta Pusat.

"Kami amankan di Polda, kami serahkan ke kriminal umum. Langsung ke kriminal umum saja minta keterangan lengkapnya," kata Kepala Bagian Operasional Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Asfuri, Rabu, 11 Oktober 2017.

Menurut Afsuri, massa menyerang dan merusak kantor Kemendagri sekira pukul 15.00 WIB. Penyerang masuk ke area kantor dan melempari kaca-kaca kantor dengan batu dan benda tumpul.

Tak hanya itu, massa juga memecahkan pot-pot bunga dan mobil dinas yang terparkir di halaman kantor. "Iya sempat lempar-lemparan batu tadi," ujar dia.

Afsuri menuturkan, akibat penyerangan itu, tiga orang terluka dan telah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis.

Sementara itu, Afsuri memastikan, sore ini situasi di kantor Mendagri sudah aman dan polisi masih melakukan penjagaan di lokasi.

Puluhan penyerang diduga berasal dari pendukung calon Bupati dan Wakil Bupati Tolikara, John Tabo dan Barnabas Weya. Mereka awalnya berniat bertemu Mendagri Tjahjo Kumolo untuk membahas sengketa Pilkada Tolikara 2017.

Sumber : m.viva.co.id

Presiden RI Ir. Joko Widodo lantik Gubernur dan Wakil Gubernur DIY

Jakarta - Presiden Joko Widodo melantik Gubernur dan Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta masa jabatan Tahun 2017-2022 di Istana Negara, Selasa (10/10) sore.

Pelantikan ini berdasarkan Surat Keputusan Presiden Nomor 107P Tahun 2017 tentang pengesahan pemberhentian Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta masa Jabatan 2012-2017 dan Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta sisa masa jabatan tahun 2012-2017, dan pengesahan penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta masa jabatan tahun 2017-2022 ditetapkan pada tanggal 6 September 2017 di Jakarta.

Sumber : IG @poldajogja

Kapolda DIY Siap Latih Putra Daerah Gunungkidul Jadi Calon Polisi Handal

GUNUNGKIDUL - Kepolisian DIY menjaring 40 pemuda putra daerah asli Gunungkidul untuk dibina dan dilatih menjadi calon-calon anggota Kepolisian yang handal dan mumpuni.

Hal itu merupakan wujud dari program Tunas Unggul Handayani.

Program ini adalah kerja sama Pemkab Gunungkidul dan Polda DIY.

Kepala Polisi Daerah Istimewa Yogyakarta, Brigjen Pol Ahmad Dofiri, mengatakan, saat ini minat generasi muda di Gunungkidul menjadi anggota Kepolisian masih sangat rendah.

Padahal banyak sekali bibit-bibit muda yang unggul dan mampu menjadi petugas kepolisian yang mumpuni.

Ia mengatakan, kurangnya animo masyarakat Gunungkidul menjadi anggota kepolisian ini disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya adalah jangkauan informasi di Gunungkidul yang masih kurang.

"Animo yang masuk di Gunungkidul ini masih kurang dibandingkan dengan daerah lain di DIY. Padahal banyak sekali bibit-bibit unggul yang dapat menjadi petugas kepolisian yang mumpuni. Hal ini karena jangkaun informasi yang kurang," ujar Ahmad, Minggu (8/10/2017).

Ahmad mengatakan, tahap pertama sebanyak 40 orang generasi muda yang ada di Gunungkidul dan berminat menjadi anggota Kepolisian akan dilatih dan dibina oleh Biro Sumber Daya Manusia Polda DIY.

Mereka akan dibina, baik secara fisik, mental dan akademiknya, sehingga mampu bersaing dengan putra-putra daerah lain.

Dengan begitu mendapatkan calon petugas kepolisian yang berkualitas.

"Kami lakukan peningkatan kualitas SDM karena kami ingin mendapatkan calon berkualitas, dari daerah Gunungkidul," ujar Ahmad.

Program yang diadakan pertama di DIY ini memilih Gunungkidul menjadi pilot projectProgram yang dinamakan Tunas Unggul Handayani ini akan dilakukan secara berkelanjutan, sehingga dengan begitu dapat mencetak agen-agen polisi yang handal.

Sumber : TRIBUNJOGJA.COM

Polri harus Proaktif Optimalkan Teknologi

Yogyakarta - Aqua Dwipayana, seorang motivator sekaligus pengamat kepolisian kunjungi Kapolda DIY, Brigjen Pol Ahamd Dofiri pada Jumat (6/10/2017).

Dalam kesempatan itu, Aqua mengomentari era keterbukaan informasi dan digital.

Aqua mengatakan era teknologi tak dapati dihindari, dan aparat seperti TNI, Polri dan pemerintah harus peduli, proaktif dan mengoptimalkan teknologi.

Ia menilai, sebuah kunci sukses polisi dalam bertugas adalah penguasaan kemunikasi.

Dan dia merasa aparat kopolisian masih perlu diperbaiki dan ditingkatkan komunikasinya.

"Komunikasi itu sederhana, tapi vital dan kalau tidak berhati-hati menggunakannya bisa fatal. Karena kita berpacu dengan kecepatan, antara orang yang tidak suka dengan Indonesia yang kompak maju dengan kita yang cinta tanah air," jelasnya.

Namun demikian, Aqua menekankan bahwa permasalahan ini tidak cukup dikerjakan oleh Polri, TNI dan pemerintah saja, tapi harus mendapat dukungan dari seluruh lapisan masyarakat.

Dan yang terpenting, lanjutnya, institusi ini mau menerima masukan dari mana saja, sepanjang itu membangun dan memberi manfaat.

Ia berharap Polri dapat lebih proaktif memanfaatkan media digital dan media sosial.

Selain itu harus belajar tentang etika, dan aturan sehingga apa yang disampaikan dapat mencapai target.

"Kapolda DIY Brigjen Ahmad Dofiri ini adalah Jenderal yang komunikasinya bagus. Sejak saya mengenalnya saat beliau menjabat Kapolres Bandung hingga sekarang bintang 1, beliau tetap rendah hati," tukasnya.

Ia juga berharap, semua pemimpin kepolisian, Kapolda di Indonesia dapat seperti Ahmad Dofiri.

Poin terpenting, lanjutnya, sesama pejabat mau saling belajar dan mau melihat mana yang positif untuk dikembangkan.

Sumber : Tribunjogja.com

Peletakan batu pertama gedung Klinik Pratama Mapolda dan Dokpol Polda DIY oleh Kapolda DIY

Yogyakarta - Polda DIY akan memiliki tempat pelayanan kesehatan bagi anggota Polri Polda DIY dan warga sekitar mapolda. Hal ini ditandai dengan adanya peresmian peletakkan batu pertama gedung Klinik Pratama Mapolda dan Dokkpol Polda DIY oleh Kapolda DIY Brigjen Pol Drs. Ahmad Dofiri M.Si., Mapolda DIY Condongcatur Depok Sleman, Rabu (4/10/2017). Kapolda DIY dalam sambutannya menyampaikan pembangunan Klinik Pratama Mapolda dan renovasi Klinik Pratama Biddokkes serta di Polres sejajaran Polda DIY merupakan wujud nyata dari upaya peningkatan pelayanan kesehatan dengan membangun, meningkatkan dan memperbaiki sarana dan prasana fasilitas kesehatan tingkat pertama. “Hari ini (Rabu) kita akan membangun Klinik Pratama Mapolda, yang semula berada di dalam area gedung Mapolda, kita pindahkan di luar agar mempermudah akses masuk keluarga Polri maupun warga sekitar yang membutuhkan pelayanan kesehatan,” jelasnya.

Lanjut Kapolda memberikan perintah kepada Kabid Dokkes Polda DIY AKBP dr. HA. Budi Prasetijo, MM., untuk berkoordinasi dengan para Kasatwil dalam upaya meningkatkan sarana dan prasarana Klinik Pratama Polres dengan mempertimbangkan lokasi klinik dan potensinya, agar klinik Pratama Polres mampu bersaing dengan FKTP Instansi lain. “Klinik Pratama sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan perlu dibuka dan didekatkan dengan masyarakat agar mempermudah proses mendapatkan pelayanan kesehatan dengan sebaik-baiknya,” pesannya.

Peletakan batu pertama ini dihadiri oleh Kapusdokkes Polri Brigjen Pol dr. Artur Tampi, Wakapolda DIY Kombes Pol Drs. Teguh Sarwono M.Si., Kepala Dinas Kesehatan DIY drg. Pembajun Setyaningastutie, M.Kes., Mantan Kapolda DIY Irjen Pol (Purn) Drs. RM. Haka Astana, SH., Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr. Choirul Anwar. M.Kes., Kepala BPJS cabang Yogyakarta dan Sleman Janoe Tegoeh Prasetijo, serta tamu undangan.

Pada kesempatan tersebut juga dilangsungkan peresmian gedung Forensik dan Pembangunan Poliklinik Mata Rumah Sakit Bhayangkara Polda DIY.

Sumber : @poldajogja

Kapolda DIY hadiri Sholawatan bersama Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf di Bantul

Bantul - Kapolda DIY Brigjen Pol Drs. Ahmad Dofiri, M.Si. menghadiri Sholawatan Bersama dengan Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf. Turut hadir juga Bupati Bantul Drs. H Suharsono, Wakil Bupati Bantul KH. Abdul Halim Muslih dan Kapolres Bantul AKBP Imam Kabut Sariadi, S.IK. MM.

Bertempat di lapangan sepakbola Desa Panjangrejo, Pundong, Bantul. Sholawatan Bersama ini diadakan dalam memperingati hari jadi desa Panjangrejo yang ke-71. Senin (2/10/2017).

Dalam sambutannya Kapolda menyampaikan perlunya etika bermedia sosial. Dengan maraknya penyebaran berita hoax maupun paham radikal yang merebak di media sosial, maka netizen Bantul harus dapat memilah dan mencari sumber terpercaya supaya tidak terprovokasi. Kapolda berharap agar masyarakat Bantul tetap menjaga kondutifitas keamanan DIY baik di dunia nyata maupun di dunia maya.

"Karna ketenangan dan keamanan adalah pokok dalam kehidupan," pungkas Kapolda dalam sambutannya.

Sumber : @poldajogja

Syawalan INASSOC DIY dan sosialisasi aturan kepemilikan dan penggunaan Airsoftgun

Sleman - Puluhan Airsofter wilayah Yogyakarta yang tergabung dalam Indonesian Airsofter Association (INASSOC DIY) mengadakan Join Ops sekali...